Lima Album Pilihan TML Dalam Tengah Tahun 2025 Yang Harus Kalian Dengarkan
Orkes Silampukau – Stambul Arkipelagia: Vol. 1

Silampukau bermetamorfosis menjadi Orkes Silampukau sebagai perwujudan komposisi lanjut dari sebelumnya berisi dua anggota.
Album yang bakal dicicil hingga akhir tahun ini ditandai dengan rilisnya bagian pertama berisi 5 track lagu.
Album ini mengisahkan tentang negeri satire bernama Arkipelagia, negara kepulauan di lingkar tropis yang jatuh pada distopia dengan 2 ujung ekstrim ketimpangan. Menyuguhkan campuran dari berbagai pengaruh musik blues,keroncong dan folk ini, Orkes Silampukau menyuguhkan teatrikal akan negri khayalan Arkipelagia.
Komunal – Nostalgia

Album berisi 10 track dari grup asal Bandung menelurkan albumnya dikala heavy metal sedang surut. komposisi lagu yang setiap liriknya selalu menggelitik tetap dipertahankan dalam album bertajuk Nostalgia ini.
Uniknya, kali ini sang vokalis Doddy Hamson membeberkan Meggy Z menjadi salah satu musisi yang menginfluence album ini. Menandai bagaimana kedekatan personil trio ini pada proses terbentuknya album, yang mana mereka hidup di tahun-tahun musik rock merajai.
Galdive – Blue

Duo Tanisha dan Osvaldo, grup electropop yang mungkin banyak yang tidak ngeh jika mereka berasal dari Indonesia. Sejak Debut album mereka pertama pun, media dalam negeri memberi porsi sangat kecil padahal banyak komentar positif di kanal youtube dari pendengar mereka di mancanegara.
Bertajuk Blue, duo ini menyajikan konsistensi aransemen RnB beraksen jazzy namun bernuansa dreamy. Vokal yang lirih membisik dengung rana yang kental tersebar dalam berbagai tracknya terutama “Teach Me How To Love”. dititih gemerisik cymbal dan gema khas instrumen electro memberi sensasi melayang.
Down for Life – Kalathida

Penggarapan Album yang memakan waktu lama ini bukan tanpa sebab. Semenjak EP Menantang Langit 2017 lalu, album Kalathida dilahirkan dengan materi yang berupa refleksi spiritual para personel mereka.
Mendaku demikian maka materi ini tidak main main. Judul yang diambil dari serat Jangka Jayabaya, kata Kalatidha ini bermakna jaman edan menjadi seruan akan resah. Tertuang dalam materi lagu berisi tentang perlawanan adat dalam lagu Prahara Jenggala, ode untuk anak disabilitas dalam Children Of Eden, dan epos akhir zaman dalam Sangkakala I dan II.
NEGATIFA – S/T Negatifa

Unit hardcore/powerviolence baru ini mendobrak dengan lirik sinis dan mengancam. Diisi vokal oleh Arian13, Dimas Tirta pada bas, Darma Respati pada gitar, dan Indrawan Juniarsyah pada drum.
Bertajuk Self Titled Negatifa menyuguhkan musik cepat blast beat grind dan alun gitar menyayat. Seiring dengan kepenulisan lirik berisi sergahan dan ancaman akan moral busuk maskulinitas, arogansi aparat, cacat logis kultur patriarki, serta imperialisme barat.